Tampilkan postingan dengan label cuka BELAJAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cuka BELAJAR. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juni 2020

Gerak Planet di Tata Surya


Tidak sengaja waktu scrolling Twitter, nemu retweetan tentang gerak planet-planet di tata surya. Thread twit ini dipost oleh Dr. James O'Donoghue di akun @physicsJ. Ternyata ada juga di Youtube. Dr. James ini seorang peneliti. Di Youtubenya ada keterangan: planetary scientist (researcher) at the Japanese space agency JAXA based just outside of Tokyo. Previously worked as a NASA Fellow at NASA's Goddard Space Flight Center in Maryland, USA.

Nah buat pengingat aku aja biar nggak hilang videonya, mau aku simpan sekaligus share di blog ini aja deh. Video-video gambaran gerak planet ini keren banget sih menurutku, bisa buat bahan ngajar materi tata surya.





Minggu, 14 Juni 2020

Personal Qualities

Materi webinar hari ini tentang personal qualities. Materi pertama adalah tentang kreativitas. 

Ada 7 tipe orang kreatif menurut John Spencer:

image
  1. Engineer
  2. Astronauts
  3. Artist
  4. Point Guard
  5. Hacker
  6. Geek
  7. Architect

Materi kedua adalah tentang grit atau kegigihan, ketekunan. Kegigihan ini adalah hal yang penting banget untuk meraih keberhasilan. Kalau Einstein bilang,

It's not that I'm so smart, it's just that I stay with problems longer.

Jadi, penting banget bagi pengajar dan orang tua nih untuk menanamkan kegigihan dalam diri anak-anak agar bisa tumbuh dan mengembangkan potensi diri dengan maksimal.

Jumat, 06 April 2018

Kecerdasan emosi anak dan kedekatan dengan orang tua. Hubungannya apa?

1 April 2018.
Adikku yang baru semester 2 kuliah sedang UTS. Sambil menemani dia belajar, aku tiduran di kasurnya. Daripada nggak ngapa-ngapain ya, aku pinjam lah salah satu buku kuliahnya adekku. Aku minta random aja, terserah mau diambilin apa. Lalu, diulungkan sebuah buku tebal 😅 judulnya "A Topical Approach to Life-Span Development" yang ditulis oleh John W. Santrock. Buku tentang perkembangan manusia, maklum adikku ini kuliah jurusan Psikologi.

Baiklah, looks interesting. Sebetulnya buku ini nggak terlalu asing buatku. Secara waktu kuliah juga pernah belajar perkembangan peserta didik. Nama Santrock pun sudah sering banget kubaca dulu. Jadi kurang lebih aku sudah tahu lah isinya. Bedanya, dulu belajar waktu kuliah tu sambil lalu, wkwkwk, cuma mempelajari yang buat bahan presentasi. Bab yang nggak dipresentasiin sendiri terus nggak dibaca, pilih baca hasil makalah yang udah rangkuman 😅😅

Lho ini malah cerita apa sih. Nggak nyambung sama judulnya. wkwkwk.

Lanjut, karena malam ini pengen random, aku pilih membaca Chapter 10, tentang Emotional Develompent and Attachment. Mengapa pilih membaca ini? Berbicara tentang emosi selalu menarik. Sering kali kita menganggap emosi adalah rasa kemarahan, namun sebetulnya, emosi adalah berbagai bentuk perasaan kita.  Manusia makhluk yang dinamis memiliki beragam emosi dalam dirinya, baik emosi positif maupun negatif, yang diekspresikan maupun dipendam.

Jika kita lihat, semakin dewasa seseorang, semakin emosinya sulit untuk dibaca. Why? Karena semakin bertambah usia, makan otak pun makin berkembang. Manusia jadi lebih memiliki kontrol terhadap emosi yang dirasakan. Dunia ini~~ panggung sandiwara~~ 😅😅

Sering aku lihat anak-anak jaman sekarang sangat ekspresif. Saking ekspresifnya, mereka ini kalau minta sesuatu nggak keturutan terus ngamuk-ngamuk sama orangtuanya atau nangis guling-guling depan kasir minta kinder*oy nggak dibeliin. Ehh 😅. Sebetulnya ini perilaku yang kurang baik. Kalau di buku dikatakan, orangtua yang biasa mengajari anak untuk mengatasi emosi berlebih, terutama emosi negatif, anak-anaknya ini akan memiliki permasalahan perilaku yang lebih sedikit dibandingkan orangtua yang mengatasi emosi negatif anak dengan cara mengubah emosi (nglimpekke kali ya), menolak, atau tidak memperhatikan. Ya pokoknya tidak menyelesaikan permasalahan. Jadi anaknya dibiarkan saja atau dialihkan perhatiannya. *pengalihan isuuu~

Nah, di buku ini, aku menemukan sebuah kalimat,
"Young children are more likely to openly discuss difficult emotional circumtances when they are securely attached to their mother and when their mother converses with them in a way that validates and accepts the child's view" (Walters & others, 2010)
"difficult emotional circumtances" di sini misalnya ketika anak mengalami depresi atau stres karena suatu hal, bisa juga ketika anak berperilaku buruk. Dua hal penting yang bisa ditangkap adalah 1) ibu (orangtua) harus bisa membuat anak merasa aman, 2) kalau orangtua punya pandangan yang berbeda atau tidak setuju dengan sikap anak, tetap, pendapat anak harus dihargai. Bukannya menyalah-nyalahkan atau memarahi. 👌👌

Ketika si anak merasa aman dan dekat dengan ibu, ya pastinya anak akan berani curhat kalau ada masalah. Kalau anaknya mau curhat, ibu jadi tahu kalau ada masalah dengan anaknya, jadi bisa membimbing anak untuk menyelesaikan masalahnya. Bukan ibunya yang mengambil alih permasalahan anaknya lho yaa. Anak akan menjadi lebih memahami emosi yang dirasakan dan belajar untuk mengelolanya. Jika di rumah anak dilatih untuk dapat mengelola emosinya dengan baik, maka anak akan lebih mudah dalam membangun hubungan dengan orang lain di lingkungan sekitar.

Hmm... jadi begitu...



Senin, 03 April 2017

Sifon Cake Pandan

Ahahai, 
selamat siang.. !

Hari Senin harusnya disambut dengan semangat kan ya, tapi pagi ini saya merasa begitu entah berentah. Rasanya bad mood gitu butuh mood booster. Lalu tetiba kepikiran, gimana kalau baking dulu. Baking apa? ya sifon cake. Yang paling favorit!

Kebetulan semua bahan ada karena ibu kemarin habis beli jeruk nipis (pengganti cream of tar-tar). Dan cus langsung siapin bahan-bahan. Tepung, gula halus, susu, telur, minyak goreng. Eh, nemu sedikit sisa kismis. Pake aja dah.

Tadinya sempat bingung mau bikin sifon cake rasa apa. Terakhir baking kan bikin ogura rasa kopi.
Kepikiran mau bikin sifon cake cinnamon aja. Selain belum pernah nyobain rasa ini, saya juga suka wanginya kayu manis siih. Etapi, nggak punya gula palem biar warna dan rasanya lebih tradisionil. Yasudahlah, maybe next time. Akhirnya bikin sifon cake rasa pandan.

Sebetulnya ini bukan kali pertama bikin sifon cake sih. Tapi teteeep... khawatir sama tekstur dan bentuknya. Selama bikin beberapa kali masih coba-coba semua, dari takaran adonan, kecepatan mixer, panas oven, dan rasa. 

Yah, beginiliah, iseng-iseng aja. Tapi bisa banget jadi mood booster ternyata. Senin pagiku jadi lebih semangat. Hehe.

Tadi nggak kepikiran mau posting di blog sih, jadi bahan-bahan dan pembuatannya nggak difoto. Pas liat waktu ngoven, duh harumnya nggak nahan.. ngintip oven, voiila, udah mengembang cantik. Tergoda buat foto... :D :D Ini diaa.....


Sifon cake emang gampang banget bikinnya.. (eh enggak juga dink. Salah proses rawan gagal ini), maksudnya... proses bikinnya cepet gitu. Yang lama adalah..  after bake-nya. Jadi kan kalau sifon cake nggak bisa langsung dilepas dari loyangnya. Harus nunggu minimal satu jam-an deh biar rotinya dingin dulu sampe suhu ruangan.

Nah, sambil ngerjain yang lain, nggak terasa satu jam sudah berlalu. Pegang loyang udah nggak anget, nggak sabar deh mau bongkar sifon pandanku yang wangiiii bangeeet.. Dengan penuh perjuangan, akhirnya ini cake bisa keluar dari loyangnya. Yaah. walaupun bagian pantatnya agak nggak rapi gitu. Ah sudahlah.. Begini lah jadinya...


Baiklah, setelah difoto utuh, mari kita coba iris...


Seperti biasa, cakenya lembuuuuuut bangeeet.. Sambil foto rotinya sebenernya udah pengen comot atu. wkwkwk.

Can you see the pores? Itu pori-pori cakenya bolong-bolong agak gede gitu yah.. Seingetku, sifon cake terakhir yang kubuat nggak segede itu sih.. Ehm.. mungkin tadi kesalahan aduk deh..Tapi nggak papa, tetep cantik.

Dan enaaaaak ternyata... apalagi ada butiran-butiran kismis... nyeemm.. nyemm..

Tadinya sih, rencana mau saya kasih toping keju. Kan saya suka banget sama keju. Bayanginnya... sifon cake nya lembut kempus-kempus, manis, ceplus-ceplus kismis... tambahin keju... pasti enaaak banget..


Berhubung lagi nggak sedia keju di rumah dan males ke warung yang cuma depan gang, udah nggak sabar juga pengen comot.. Langsung makan aja lah ya.. aslii.. enak banget.. 1 potong.. 2 potong.. 3 potong.. ehh.. aduh.. saking soft-nya sampe nggak kerasa kalo udah makan banyak.. wkwk.

Ini resep sifon cake pake resepnya Tintin Rayner. Next time saya share ya resepnya. Siapa tau ada yang mau bikin.

Nyaaam... nyaaam.... :D






Kamis, 27 Desember 2012

KOSUKI Afective Learning Strategy

Tahun ajaran mendatang, tahun 2013, pendidikan di Indonesia akan menggunakan kurikulum baru yang lebih menekankan pada pembentukan karakter siswa dan pembelajaran yang lebih sesuai dengan perkembangan jaman.

Diperlukan suatu inovasi baru dalam bidang pendidikan, khusunya dalam kegiatan pembelajaran siswa di sekolah. Salah satu inovasi yang kami gagas yaitu penerapan strategi belajar afektif menggunakan komik SUKI (Semua Untuk Karakter Siswa) atau yang kami sebut dengan KOSUKI afective learning strategy.

Mengapa dalam strategi ini kami memilih menggunakan komik..?
Karena komik, salah satu bentuk media visual yang cukup efektif digunakan dalam mengilustrasikan karakter-karakter baik yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa.
Selain itu, keberadaan komik bagi anak-anak bukanlah hal yamg asing, bahkan dapat dibilang sangat digemari oleh anak-anak.

Komik SUKI ini merupakan karya asli buatan kami, dengan mengambil salah satu tokoh yang bernama Suki. Komik ini bercerita tentang seorang anak yang harus menerima akibat bila tidak mau disiplin.

Berikut komik SUKI








Sabtu, 31 Maret 2012

CIRI- CIRI PLANET

MERKURIUS

a.    Planet terkecil
b.    Planet terdekat matahari
c.    Planet terpanas
d.    Terlihat di subuh atau magrib
e.    Rotasi : 59 hari, revolusi : 88 hari
f.     Punya banyak kawah
g.    Tidak punya satelit alam
h.    Tidak punya atmosfer
i.      Tidak punya cincin planet
j.      Banyak mengandung besi
k.    Nama lain : bintang fajar, bintang senja, planet merah, bintang joko belek
l.      Jarak dari matahari +_ 58 juta km

VENUS

a.    Nama lain : bintang kejora, bintang timur,
Bintang barat, bintang pagi, planet cantik,
b.    Atmosfer 90% CO2 sehingga tampak berkabut, efek rumah kaca tinggi
c.    Tidak memiliki satelit
d.    Warna : coklat keputihan
e.    Tidak memiliki cinciin planet
f.     Arah rotasi berlawanan
g.    Paling dekat dengan bumi, ukuran hampir sama dengan bumi
h.    Jarak dari matahari +- 108 juta km
i.      Paling panas, paling terang

BUMI

a.    Jarak dari matahari +- 150 juta km
b.    Tidak memiliki cincin
c.    Punya atmosfer : Nitrogen, O2, CO2, dll
d.    Satelit: bulan
e.   Orbit bentuk elips
f.   Satu-satunya planet berpenghuni

MARS

a.    Berwarna merah
b.    Atmosfer sangat tipis
c.    Memiliki 2 bulan : Phobos dan Deimos
d.    Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya
e.    Valles Marineris, lembah terbesar
f.     di belahan utara terdapat cekungan Borealis yang meliputi 40% permukaan Mars

JUPITER

a.    Kala Rotasi : 9,56 Jam , Kala Revolusi : 11,9 Tahun
b.    Atmosfer tidak berotasi
c.    Planet terbesar, planet gas, planet Masturi
d.    Rotasi tercepat
e.    Memiliki satelit alami terbanyak: Io, Europa, Callisto, Ganymede
f.     Great Red Spot,
g.    Hidrogen dan Helium, sejumlah kecil unsur-unsur lainnya,
yaitu metana, amonia, phosphin, asetilena, etana, germanium,
karbon monoksida, dan air
h.    Memiliki cincin tipis
i.      Warna Planet : Orange Kecoklat-coklatan

SATURNUS

a.    Memiliki cincin sangat tipis tapi lebar : debu halus, kerikil, es
b.    Satelit 22 Terbesar Titan
c.    Memiliki atmosfer

URANUS

a.    Memiliki atmosfer : Hidrogen, Metana, Helium
b.    Diselimuti awan tebal sehingga sulit diamati
c.    Memiliki 15 satelit alam, Ariel, Umbriel, Titania, dll
d.    Planet bola menggelinding (rotasi miring-miring)
e.    Arah rotasi berlawanan

NEPTUNUS

a.    Satelit : Triton & Nereid
b.    Kembaran Uranus
c.    Planet pembuat ulah
d.    Memiliki atmosfer
e.    Memilliki cincin

Rabu, 25 Mei 2011

Kipas Angin Tak Berbaling-baling (Bladeless Fan)

Hmm.. dapat tugas fisika, presentasi mengenai bedah teknologi.
Bingung mau membedah teknologi apa. ckck. Yasudah googling saja, dan aku menemukan teknologi yang belum pernah kulihat, yaitu Kipas Angin. Tapi bukan kipas angin yang biasanya, kipas angin ini tidak memiliki baling-baling yang berputar. Bentuknya juga wangun. haha. aku jadi pengen :D

Kipas angin ini pertama dibuat oleh James Dyson, seorang pria berkebangsaan Inggris. Pada awalnya ia mengeluh karena kipas angin yang biasa, yang ada baling-balingnya mengeluarkan bunyi saat bekerja. Selain itu, anak-anak kecil juga mencoba memasukkan jari-jarinya melalui lubang-lubang kecil penutup baling-baling kipas. Hal ini jelas berbahaya, sehingga James Dyson ini terinspirasi untuk membuat kipas angin yang tidak memiliki baling-baling.

Sebenarnya ada sih baling-balingnya, tapi cuma kecil dan tidak terlihat. Jadi air multiplier-nya James Dyson ini juga disebut Hidden Blade.
James Dyson dan kipas anginnya


Rabu, 18 Mei 2011

Minggu, 03 April 2011

Children Learn What They Live

By Dorothy Law Nolte, Ph.D.



If children live with
criticism, they learn to
condemn.

If children live with
hostility, they learn to
fight.

If children live with fear,
they learn to be
apprehensive.

If children live with pity,
they learn to feel sorry
for themselves.

If children live with
ridicule, they learn to
feel shy.

If children live with
jealousy, they learn to
feel envy.


If children live with
shame, they learn to feel
guilty.

If children live with
encouragement, they
learn confidence.

If children live with
tolerance, they learn
patience.

If children live with
praise, they learn
appreciation.

If children live with
acceptance, they learn
to love.

If children live with
approval, they learn to
like themselves.

If children live with
recognition, they learn it
is good to have a goal.

If children live with
sharing, they learn
generosity.

If children live with
honesty, they learn
truthfulness.

If children live with
fairness, they learn
justice.

If children live with
kindness and
consideration, they
learn respect.

If children live with
security, they learn to
have faith in themselves
and in those about
them.

If children live with
friendliness, they learn
the world is a nice place
in which to live.

Selasa, 18 Januari 2011

Ketrampilan berbahasa

Ketrampilan berbahasa dibagi menjadi dua :
1. Ketrampilan reseptif, yaitu menyimak dan membaca
2. Ketrampilan produktif, yaitu berbicara dan menulis.

A. Menyimak
yaitu mendengarkan secara khusus dan berpusat pada bunyi bahasa.
Tujuan menyimak :
1. Mendapatkan fakta atau informasi
2. Menganalisis, mengkritik fakta
3. Mengevaluasi, menilai suatu fakta atau informasi
4. Mendapatkan inspirasi
5. Mendapatkan hiburan

jenis menyimak berdasar cara penyimakan :
1. Menyimak ekstensif, yaitu menyimak yang tidak memerlukan perhatian, ketentuan, dan ketelitian, sehingga penyimak hanya memahami bahan simakan secara garis besar.
a. Menyimak sosial, dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat.
b. Menyimak sekunder, dilakukan karena tidak sengaja, tiba-tiba.
c. Menyimak estetik, dilakukan karena ingin menghayati keindahan.
d. Menyimak pasif, dilakukan secara tidak sadar.

2. Menyimak intensif, yaitu menyimak yg membutuhkan perhatian, ketelitian, dan kemampuan memahami, agar dapat memahami bahan simakan secara mendalam.
a. Menyimak kritis, bertujuan untuk menilai secara objektif.
b. Menyimak konsentratif, menyimak penuh perhatian dalam memahami informasi yang diterima.
Tujuan menyimak konsentratif :
~ mengikuti petunjuk
~ mencari hubungan kualitas & kuantitas
~ mencari butir-butir penting informasi
~ mencari urutan penyajian
~ mencari gagasan utama
c. Menyimak eksploratif atau penyelidikan, dilakukan untuk mendapatkan informasi baru.
d. Menyimak kreatif, untuk mengembangkan daya imajinasi dan kreatifitas
e. Menyimak introgatif, untuk memperoleh informasi dengan mengajukan pertanyaan
f. Menyimak selektif, dilakukan secara terfokus.

Unsur-unsur menyimak:
1. Pembicara
2. Penyimak
3. Bahan simakan
4. Bahasa lisan

Tahapan menyimak :
1. Mendengar
2. Memahami
3. Menilai, menyimpulkan
4. Merespon
5. Bertindak

B. Membaca
yaitu memasukkan pengetahuan melalui bacaan.

Tujuan membaca :
1. Mendapat informasi
2. Memperoleh pemahaman
3. Mendapat kesenangan
4. Mengisi waktu luang
5. Memberikan penilaian kritis

Jenis membaca berdasar cakupan bahan bacaan :
1. Membaca ekstensif, yaitu membaca secara luas, bertujuan untuk kesenangan, memperkaya informasi, dan pemahaman umum terhadap bacaan.
a. Membaca survey, untuk mengetahui sekilas bahan bacaan yang akan dibaca.
b. Membaca cepat atau skimming, mengandalkan gerakan mata untuk memperoleh informasi dengan cepat.
c. Membaca dangkal atau superficial reading, bertujuan memperoleh pemahaman yang bersifat luaran, tidak mendalam.

2. Membaca intensif
yaitu membaca dengan penuh perhatian
a. Membaca telaah isi
~ membaca teliti
~ membaca pemahaman
~ membaca kritis
~ membaca ide
b. Membaca telaah bahasa
~ membaca bahasa
~ membaca sastrat

C. Menulis
yaitu menuangkan, mengekspresikan pikiran, gagasan, ide, informasi, perasaan secara tertulis dengan menggunakan sarana bahasa.

Tujuan menulis :
  1. Menginformasikan sesuatu
  2. Membujuk
  3. Mendidik
  4. Menghibur
Produk menulis :
  1. Karangan narasi, kisaran, untuk menceritakan peristiwa atau pengalaman dari waktu ke waktu.
  2. Karangan eksposisi, pemaparan sesuatu, sering digunakan untuk menyampaikan uraian ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi, atau artikel pada surat kabar dan majalah.
  3. Karangan argumentasi, bertujuan meyakinkan pembaca agar menerima pendapat penulis
  4. Karangan persuasi, berisi bujukan, agar pembaca tertarik untuk meyakini, menuruti apa yang diungkapkan penulis, baik secara implisit maupun eksplisit.
  5. Karangan deskripsi, yaitu penggambaran dengan kata-kata mengenai suatu benda, tempat, suasana, atau keadaan.
Tahapan menulis :
  1. Mengumpulkan bahan
  2. Menulis
  3. Revisi, memperbaiki isi tulisan.
  4. Editing, memperbaiki kesalahan ejaan, tata bahasa, tanda baca, dll.
  5. Publikasi

Senin, 18 Oktober 2010

Penginderaan Manusia

Penginderaan adalah masuknya stimulus ke dalam alat indera manusia.
Penginderaan manusia dipengaruhi oleh :
1. Kekuatan objek
Setiap benda atau objek pasti memiliki kekuatan atau daya tarik, sehingga manusia akan tertarik untuk melihat benda tsb.

2. Kesehatan indera
Indera manusia, berupa indera penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, peraba. Kesehatan indera-indera tersebut sangat mempengaruhi respon yang dilakukan manusia. Dengan indera yang sehat, manusia dapat menerima stimulus semaksimal mungkin.

3. Perhatian manusia
Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap proses penginderaan manusia. Orang yang tidak memiliki terhadap suatu objek, bahkan walaupun objek tersebut memiliki daya tarik yang kuat, orang tersebut tidak akan memberikan respon.

Sudut pandang penginderaan :
1. Menurut sudut pandang waktu.
Misal : sekarang, nanti, besok, kemarin, dll. Sebuah bangunan yang baru saja dibangun, orang akan mengatakan bagus, namun 5 tahun kemudian orang akan mengatakan bangunan itu jelek karena catnya mengelupas, dll.

2. Menurut sudut pandang ruang.
Misal : jauh-dekat, atas-bawah,dll. Sebuah lukisan yang dilihat dari jarak dekat, mungkin berbeda saat dilihat dari jarak jauh.

3. Menurut sudut pandang arti.
Misal : tiap bangunan memiliki arti yang berbeda, rumah, gereja, masjid, dll.

4. Menurut sudut pandang Gestalt.
Menurut Gestalt, manusia cenderung menilai sesuatu secara utuh dibandingkan melihat secara detail.
Misal : suatu rumah dilihat bagus secara utuh, tidak hanya melihat pintu, genteng, maupun yang lainnya.

Minggu, 17 Oktober 2010

8 tipe kecerdasan menurut Howard Gardner



Setiap manusia pasti dilahirkan dengan membawa potensinya masing-masing. Ada yang pintar dalam matematika, pintar menyanyi, dsb. Menurut Howard Garnerd, tipe kecerdasan manusia dibagi menjadi 8. Dari 8 tipe tersebut, seseorang pasti memiliki salah satu kecerdasan yang dominan, yang nantinya bila diasah, dikembangkan dengan baik akan menjadi seorang bintang, seorang yang pro di bidangnya.

Berikut adalah pembagian tipe kecerdasan manusia :

1. Word Smart (Kecerdasan Linguistik)
Orang yang memiliki kecerdasan linguistik, dapat menggunakan kata-kata secara efektif, mampu merangkai kata-kata secara lisan maupun tertulis.
Menurut Thomas Armstrong, dalam kehidupan sekolah, kecerdasan linguistik menempati porsi mencapai 2/3 bagian.
Orang dengan kecerdasan linguistik yang bagus, tepat memilih pekerjaan sebagai orator, presenter, editor, penulis, diplomat, wartawan, dsb.

2. Picture Smart (Kecerdasan Spasial)
Tipe orang dengan picture smart yang dominan, mampu mewujudkan gambar yang ada dalam imajinasinya dalam bentuk 2 atau 3 dimensi.
Pekerjaan yang cocok misalnya, desainer grafis, pelukis, arsitek, dsb.

3. Music Smart (Kecerdasan Musikal)

Seseorang yang pintar menyanyikan lagu, peka terhadap irama, dan mampu menikmati musik, pasti kecerdasan musikalnya lebih dominan.
Apabila dikembangkan, pasti mampu menjadi seorang musisi handal yang tak menutup kemungkinan untuk dikenal di seluruh dunia.

4. Logic - Number Smart (Kecerdasan Logis - matematis)
Kecerdasan ini berkaitan dengan pengolahan angka, juga penggunaan logika. Orang tipe ini mudah menggunakan simbol dalam belajar, dan mampu menjabarkan sesuatu yang abstrak menjadi pasti.
Karir yang cocok ditempuh pemilik kecerdasan ini, misalnya peneliti dalam bidang matematika dan fisika, akuntan, progammer komputer, dll.

5. Nature Smart (Kecerdasan Naturalisasi)
Nature smart adalah kemampuan mengenali bentuk-bentuk alam sekitar, misal flora fauna, batuan, bentuk bumi, dll.
Ahli biologi, ahli geologi, dokter hewan, ahli pertanian, ahli pertambangan, butuh kecerdasan tipe ini.

6. People Smart (Kecerdasan Interpersonal/antarpribadi)
Yaitu tipe kecerdasan yang membuat seseorang mampu memahami dan bekerja sama dengan orang lain. Seorang pemimpin, seperti presiden, menteri, dirjen, direktur, manajer, CEO, hingga ketua kelas membutuhkan kecerdasan ini.

7. Self Smart (Kecerdasan Intrapersonal)
Seseorang yang self smart-nya dominan, mampu memahami diri sendiri. Self smart ini menurut Armstrong adalah yang paling penting. Mengapa? Karena dengan kecerdasan inilah, kita mampu melakukan hal-hal tepat, sesuai potensi, kemampuan, dan tujuan hidup kita.
Self smart ini merupakan dasar dari segala proses hidup kita, karena self smart akan melahirkan self motivate (kemampuan memotivasi diri sendiri), self help (kemampuan mengatasi masalah sendiri), dan juga self healing (kemampuan mengobati sendiri).
Orang dengan tipe kecerdasan ini cocok menjadi konselor, terapis, motivator, maupun profesional di bidang HRD.

8. Body Smart (Kecerdasan Kinestetik Jasmani)
Kecerdasan kinestetik seseorang dapat dikatakan dominan bila ia terampil menggerakkan tubuhnya untuk tujuan tertentu, atau menggerakkan tangan untuk menghasilkan karya.
Spesialisasi tipe kecerdasan ini misalnya atlet, montir, penjahit, dan juga pesulap.

Jumat, 24 September 2010

filosofi "Kentut ilmiah"

Heran kan baca istilah "kentut ilmiah"? Haha..istilah ini sebenernya aku dapet dari dosenku, Pak Waluyo. Dosenku satu ini orangnya idealis banget, jadi gag heran kalo kentut aja harus ada metode ”ilmiah”nya. Hihihi...

Naa,, karena aku baik, aku kasi deh tips kentut ilmiah :D
Actually, it’s so simple. Jadi kalo kentut itu,, anginnya mesti dikeluarin dikit2. Biar gag ada suaranya plus gag bauuu. Biasanya kan kalo kentut gag ditahan itu bunyinya ..........  *diisi sendiri. Uda pada tau kn bunyi kentut gimana :D
Selain itu, baunyaa...  woekk.. coba deh dicek..
Mungkin ada yang perna melakukan kentut ilmiah? Hehe. Tpi mungkin niatnya sih bukan mau kentut ilmiah, tapi jaiim ada banyak orang.. hha

Filosofi ”kentut ilmiah” ini tinggi lhoo.. misalnya aja diterapin pada pacaran,,
Kalo kentut gag sdikit ditahan, langsung dikeluarin semua kan jadi ”bbuulll...” , sama aja kalo orang pacaran sukanya ngumbar kemana-mana. Ntar malah cuma seumur jagung, alias cepet putus. 
Sedangkan, kalo kentut terus-terusan ditahan, perutnya ntar bisa jadi sakit. Sama juga kalo perasaannya dipendam, ditahan, gag diungkapin. Adanya malah cemburu aja, nanti ujung-ujungnya dendam, berkelahi, waa..malah repot kan.
Yang paling ideal yaa yang ini, ”kentut ilmiah” --> ”pacaran ilmiah”. Pacaran gag usah diumbar-umbar, tapi perasaan juga gag usah disembunyiin. Ntar tau2 kan nyebar undangan. Hehe..

Sebenernya gag cuma bisa diterapin dalam pacaran aja yaa.. pokoknya dalam banyak hal kehidupan. Gag usah over, tapi juga jangan pelit2, alias yang sedang-sedang saja.. kayak lagu dangdut ituu lhoo.. malah bagus kan. .
Cukup dulu deh tips nya, moga bisa berguna buat semua. hehe


Rabu, 01 September 2010

golongan orang yang dicintai dan dibenci Allah

Alhmdulillah.hari ini udah puasa yang ke 22,
lebaran sbentar lagi..aseek..

tpi sebelumnya, aku mau posting dulu yang judulnya "golongan orang yang dicintai dan dibenci Allah", ni materinya aku dapat tadi pagi pas dengerin kuliah subuh di masjid.

Jadi, orang yang dicintai Allah ada 3 golongan,
1. Golongan orang yang tawadhu' atau rendah hati. Allah akan lebih mencintai lagi orang kaya yang tawadhu'.
2. Golongan orang yang pemurah, tapi Allah akan lebih cinta lagi pada orang miskin yang pemurah.
3. Golongan orang yang bertaubat, apalagi orang muda yang bertaubat, Allah lebih mencintainya.

selanjutnya orang yang dibenci Allah, yaitu
1. Orang yang miskin, tapi Allah lebih membenci orang mskin yang takabur atau sombong.
2. Orang yang pelit,apalagi orang itu kaya, maka Allah akan lebih membencinya.
3. Orang yang tidak mau bertaubat, namun akan lebih dibenci Allah apabila orang yang sudah tua tidak mau bertaubat.

yaa..semoga kita termasuk orang yang dicintai Allah. Amiiin... :)